Profile Kampung Coklat

logo KC pngSejarah

2004
Berawal dari kegagalan ternak Ayam petelur akibat terjangkit Virus Flu Burung
pada tahun 2004, Kholid Mustofa mulai menekuni budidaya Kakao dikebun keluarga yang telah ditanami Kakao sejak tahun 2000.
harga Kakao Rp.9000/kilo, pada waktu itu menjadi motivasi untuk mendalami budidaya kakao dengan magang di Ptpn XII Blitar dan dilanjutkan di Puslit Koka Jember

2005
Pengalaman magang menjadi bekal gerakan kakao.
Hal ini dibuktikan dengan pembuatan bibit Kakao sebanyak 75.000 bibit untuk disalurkan kepada Petani lainnya, baik di Blitar maupun daerah lainnya

2007
Program gerakan Kakao semakin berkembang tidak hanya bidang budidaya dengan azas keterbukaan harga kepada Petani, perdagangan biji Kakao semakin meningkat.
Kepercayaan untuk memasok biji kakao ke pabrik cokelat kian berkembang.
Hingga saat ini tidak kurang dari 15 ton / hari biji Kakao kering di kirim dari tempat ini, kedalam maupun luar Negeri

2013
Berangkat dari keyakinan masa depan Kakao Indonesia serta keinginan kuat untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat, dimulailah produksi Cokelat.
Cokelat dengan kemurnian Kakao dan citarasa khas Indonesia

2014
Wisata Edukasi Kampung Coklat berdiri dengan spirit membangun perekonomian Indonesia.
Mengekpresikan rasa syukur dengan berbagi ilmu dan kemanfaatan demi cita cita dari Kampung Coklat untuk Republik Of Chocolate di Indonesia.

Entitas
PT Kampung Coklat Blitar

KSU Guyub Santoso

CV Guyub Santoso

 

Visi
Membangun Masyarakat Indonesia Yang Cerdas, Mandiri, Berdaya dan Sejahtera.
Misi
Tumbuhnya Perekonomian Masyarakat Indonesia yang Berkeadilan.

Be Sociable, Share!
Ikuti Kampung Coklat di MEDSOS lainnya